Let’s Be Smart, Teachers! What’s Our Commitment to the Students?

“Pagiku cerahku, matahari bersinar. Ku gendong tas merahku, di pundak. Slamat pagi semua, ku nantikan dirimu. Di depan kelasku, menantikan kami..” Begitulah sepenggalan kalimat dari lirik “Terima Kasih Guruku” dari AFI Junior.

Di pagi yang cerah, guru-guru PAUD Kecamatan Parung yang luar biasa berkumpul di tempat yang indah, gazebo di tengah-tengah danau Taman Universitas Terbuka Pondok Cabe. Dengan tim yang hebat, acara diselenggarakan oleh Komunitas Pelangi serta didukung oleh Dinas Pendidikan Kecamatan Parung dan materi disampaikan oleh Smart Parents Titian Insan Cemerlang, menjadikan Training Guru Cerdas “Pembelajaran yang Patut dan Menyenangkan” menjadi begitu mengesankan bagi para peserta. “Beda dari yang lain,” begitulah kesan yang disampaikan oleh salah satu peserta tentang pelatihan kali ini.

Continue reading Let’s Be Smart, Teachers! What’s Our Commitment to the Students?

Indahnya Hari Minggu, Belajar Blog Bersama

Mau posting (tulisan) apa? Saya tidak punya ide!

Indahnya hari minggu, begitulah judul tulisan yang diajukan peserta pada belajar bersama nge-blog di Komunitas Belajar Bengkel Kreasi LM-PSDM Titian Insan Cemerlang di Kampus IPDN Cilandak. Saat itu saya dipercaya untuk menjadi narasumber untuk mengisi materi Blog dan WordPress yang digunakan sebagai tools untuk blogging.

IMG_20150121_002935

Untuk apa Blog?

Dari sekian diskusi yang berlangsung, pertanyaan tersebut yang paling menarik. Mungkin delapan tahun kebelakang blog ramai digunakan, semua orang ramai-ramai membuat blog, tapi sekarang?

Posting di Facebook atau Twitter, itu salah satu jenis blog yang disebut microblogging. Suka streaming Youtube atau Vine? Itu termasuk video blog (vlog). Seberapa sering kita mengambil foto kemudian di post ke Instagram atau Path? Konten yang di-post ke berbagai aplikasi tersebut ditampilkan secara kronologi terbalik (atau sering dinamakan timeline), itulah definisi umum tentang Blog.

Pengaplikasian semakin kreatif, itulah yang membuat Blog mempunyai bentuk konten semakin beragam. Sebuah masukan menarik untuk saya mengembangkan sebuah produk yang harus kreatif 🙂

Layakkah Aku Nyaman di Bekasi?

Umpama aku seorang pendatang, mencari uang di Bekasi, ada gaji yang aku terima setiap bulan. Tapi maaf aku tidak cuman menumpang hidup. Bayangkan perjuanganku berangkat sebelum matahari terbit, dan pulang ketika sudah terbenam. Bukan hanya itu, aku bayar sewa kontrak rumah, listrik aku tanggung, belanja pun di tempat aku tinggal. Aku yakin si ibu pemilik kontrakan membayar PBB setiap tahun, aku pun membayar listrik plus pajaknya setiap bulan, dan aku yakin ada pajak yang aku keluarkan ketika belanja di minimarket terdekat.

Ke mana larinya pajak-pajak dan penghasilan daerah tersebut? Tentu buat pembangunan daerah bukan? Dan aku pun bekerja di perusahaan di Bekasi, yang dikenal sebagai wilayah Industri di Indonesia. Tentu perusahaan tersebut berkontribusi dalam pendapatan daerah, dan aku yang ada di dalamnya mempunyai effort untuk perusahaan.

“Lantas, boleh aku nyaman di Bekasi?”

Kenapa aku tidak boleh mengeluh saat jalanan rusak, panasnya ketika siang, macet di mana-mana, atau miris melihat fasilitas umum tak layak. Biarpun kontribusiku sedikit, jika semua teman-teman aku yang lainya di Bekasi, sama seperti aku ikut berkontribusi pula dikumpulkan, aku yakin jumlahnya tidak sedikit.

Tidak ada aku yang berasal dari sana, kamu yang berasal dari sini. Selama kita menetap dan beradu nasib di daerah yang sama, kita sama-sama berkontribusi untuk kemajuan Bekasi.

Sumber gambar: Google Maps

Bumi itu.. Bulat dan Berputar

“The time is likely to show 12:40+00:00”

Aku bertanya kepada seorang klien di London tentang zona waktu di Inggris, demikianlah jawaban yang diberikan klien tersebut ketika aku bertanya maksud dari “+01:00”. Selama musim panas, waktu di Inggris menggunakan BST (British Summer Time) di mana jam diset sejam lebih awal dari GMT (Greenwich Mean Time). Artinya ketika waktu setempat menunjukkan jam 12:40, sebenarnya waktu GMT adalah 11:40. “The current UK time is GMT+1 because it is BST (British Summer Time),” demikian tutur si klien.

Continue reading Bumi itu.. Bulat dan Berputar

Tunggu Aku di Kota itu

“Tiket habis, mas!”

Jangan harap mendapatkan tiket KA Pangrango tujuan Sukabumi di loket pemesanan pada hari Sabtu, karena tiket sudah habis di semua jam keberangkatan. Begitu pula sebaliknya, jangan berharap mendapatkan tiket ke Bogor, jika memesan pada hari Minggu, karena orang-orang menghabiskan tiket KA tujuan Bogor, atau mungkin tujuan Jakarta.

Tapi tidak untuk hari-hari kerja dari Senin – Jum’at, karena aku pulang hari Senin, membeli tiket di hari yang sama, dan masih terdapat bangku kosong di dalam kereta. Itulah pengalamanku pertama kali naik KA Pangrango Bogor – Sukabumi akhir tahun lalu, setelah KA tujuan Sukabumi resmi dibuka kembali beberapa bulan sebelumnya.

Photo0190

“Ngamen lah di sana!”

Cerca salah seorang penumpang kereta kesal. Bayangkan, itu kereta terakhir ke Jakarta, penuh sesak dengan penumpang, jangan heran ibu-ibu bawa balita berdiri berdesak-desakan beserta tangisan, tanpa pegangan seperti KRL, bahkan dengan pemandanan atap hampir roboh (dan aku berfikir suatu saat atap itu akan roboh), dan sekonyong-konyong sesesak itu pengamen membawakan lagu di dalamnya. Terang saja semua penumpang kesal, teriakan itu terjadi ketika berhenti di salah satu stasiun di Tangerang, di mana berhenti pula KRL pada peron sebelah, dan menyinyir pengamen tersebut untuk pergi dan jangan mengamen di tempat yang salah.

Photo0107

Kalau tidak salah tahun, itulah pengalamanku pada 2006, saat naik kereta ekonomi keberangkatan terakhir dari stasiun Rangkasbitung – Lebak menuju Jakarta hari Minggu. Tapi kini beda, lebih nyaman dengan beberapa keberangkan pagi dan sore, duduk dengan nyaman di kereta ber-AC. Meski masih ada kereta ekonomi lebih sering lalu-lalang, masih ada opsi untuk nyaman di dalam kereta.

Betapa besar urbanisasi terjadi di Ibukota dan daerah penopangnya. Itu terlihat pula pada kereta Commuter Line. Jangankan berdiri, bisa napas saja sudah bersyukur ketika menaiki kereta tersebut pada jam-jam berangkat dan pulang kerja. Dan dengar cerita, saking penuh penumpang berdesak-desakan di dalam, kaca pintu kereta sampai terlepas pada kereta tujuan Bogor, tujuan paling padat di kereta CL.

Photo0110

Menatap Jendela Dunia

Jika buku kau anggap jendela dunia,
dan membaca adalah kuncinya,
mengapa tak kau cari pintu,
membuka dan masuk ke dunia sesungguhnya.

Bukankah terbang itu menyenangkan,
seperti buaian kecilku dulu,
orang-orang tua dan guru-guru mengatakan:
gantungkan cita-cita setinggi langit.

mesjid-agung-bandung

Bukankah lebih menyenangkan mengelilingi di setiap detil jalan-jalan kota, ketimbang hanya menatap dari balik jendela menara Masjid Raya Bandung? 😉

Kini aku begitu lepas tuk terbang lebih tinggi,
tapi jangan bablas hingga tinggalkan merpati.

Kepakkan sayap bersama tuk terbang tinggi dan lebih tinggi,
jika hilap, merpati ingatkan betapa harumnya melati 🙂

View on Path

Ada revisi pada tulisan “Data, Informasi dan Aktivitas Bisnis” di bagian “Database dan Sistem Database” dan “Kesimpulan”. Aku menulis tepat awal tahun 2013 dan menjadi tulisan pertama di blog saunghanan.dauntal.com, dan vakum sekian lama dari kegiatan “oret-oret” tulisan 😀
Teman-teman bisa lihat di http://wp.me/p37ldY-c, mudah-mudahan menambah wawasan baru tentang database beserta kegunaannya 🙂

View on Path