Data adalah sumber daya / resource paling berharga di dunia, bener ga?

Bayangkan, dalam 60 detik, terdapat 29 juta pesan diproses WhatsApp, 3,8 juta pencarian di Google, 400 jam video diunggah di Youtube dan 156 juta email terkirim. Demikian statistik seperti yang dirangkum di bawah ini:

Infographic: Done in 60 Seconds | Statista You will find more infographics at Statista

Jika sebelumnya minyak bumi adalah sumber daya paling berharga di dunia, kini julukan tersebut berpindah ke data, the oil of the digital era, begitulah The Economist menyebutnya. Perusahaan-perusaahaan raksasa seperti Google (kini Alphabet sebagai perusahaan induk), Amazon, Apple, Facebook dan Microsoft, terlihat tidak dapat dibendung sebagai 5 perusahaan perusahaan paling berharga di dunia. Bayangkan, laba bersih kolektif mereka mencapai 25 milyar dollar pada kuartal pertama 2017.

Mengubah data menjadi intelligent action

“Data, cloud dan intelligent,” itulah 3 tren saat ini, seperti kutipan saat membahas tentang “Advanced Analytics Using Azure Data Service” pada acara Data Day – Turn Your Data into Intelligent Action yang diadakan oleh Microsoft Indonesia pada 14 Mei 2018. Dalam acara tersebut, data yang tersimpan diubah bukan hanya sekedar menjadi laporan, tapi diolah menjadi dasbor interaktif (interactive dashboard), kemudian menjadi model prediksi (predictive model) hingga menjadi tindakan cerdas (intelligent action) di antaranya rekomendasi dan otomasi (recommendation and automation).

Sebelumnya kita mengenal istilah “mobile first, cloud first” di mana orang-orang dapat menyelesaikan pekerjaan di manapun mereka butuh dengan mengunakan perangkat apapun. Kini invosi tersebut masuk ke fase berikutnya menjadi “Intelligent Cloud and Intelligent Edge” di mana komputasi dilakukan di setiap sudut tempat, dunia nyata dan virtual menyatu untuk menciptakan pengalaman yang lebih kaya untuk memahami konteks seputar orang-orang, hal yang digunakan, dituju, aktifitas dan hubungan di dalamnya.

Analisa data tingkat lanjut (advanced data analytics)

Saat ini kita mempunyai data berlimpah yang begitu besar, baik data terstruktur maupun tidak. Pertanyaan selanjutnya adalah mau diapakan data tersebut?  Terdapat bidang studi yang membahas tentang pengembangan algoritma komputer yang mengubah data menjadi tindakan cerdas (intelligent action) dikenal dengan machine learning. Merupakan sub-bidang dari artificial intelligent yang menawarkan cara efisien untuk menangkap pengetahuan dalam data hingga secara bertahap meningkatkan kinerja model-model prediktif dan membuat keputusan berdasarkan data.

Dalam sesi analisa tingkat lanjut (advanced data analytics) pada acara Data Day tersebut, menggunakan Azure Data Services berupa layanan pengembangan artificial intelligence, di antaranya cognitive services, machine learning services, bot service dan banyak lagi. Berikut adalah demonstrasi tentang keamanan tempat mengunakan layanan cloud dari Microsoft:

Data ada di mana-mana, bahkan di setiap sudut tempat, seberapa berharga kah data kamu dan sudah kah dibuat menjadi tindakan cerdas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *