Ignite The Nation, Gerakan 1000 Startup Digital

Dengan adanya gerakan 1000 Startup Digital, pemerintah mengharapkan para startup mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan bangsa. Program 1000 Startup Digital merupakan pembinaan berkelanjutan selama 6 bulan dari pemerintah untuk masyarakat umum dalam membangun startup digital.

Ada 6 tahapan yang harus dilalui dalam program pembinaan ini, tahapan yang pertama adalah ignition, yakni seminar yang diadakan di kota-kota di Indonesia. Kegiatan ignition di Kota Jakarta dilaksanakan pada Hari Minggu tanggal 18 Agustus 2019. Masih dalam semangat hari kemerdekaan 17 Agustus, kegiatan ignition gerakan 1000 startup kemarin mengangkat tema Ignite the Nation Satu Indonesia, Seribu Mimpi Seribu Karya Seribu Solusi untuk Satu Indonesia Raya.

Continue reading Ignite The Nation, Gerakan 1000 Startup Digital

Amankan Bisnis Kamu dari Ancaman Siber

Masih inget ketika media sosial dibatasi dan ramai-ramai VPN gratisan digunakan sehingga muncul permasalahan keamanan data?

Banyaknya data yang tersimpan online –seperti dokumen, email, media sosial, sampai dengan transaksi keuangan, membuat keamanan siber menjadi penting, terutama untuk melindungi bisnis dari ancaman siber.

Kopi Chat by BLOCK71: How To Protect Your Business From Cyber Threats

Pada acara KopiChat yang diadakan pada 27 Juni 2019 membahas tentang kemanan siber / cyber security. Dengan topik yang diangkat “How to Protect Your Business from Cyber Threats” mengajak peserta untuk melihat lebih dalam pentingnya keamanan siber dan mengedukasi cara melindungi bisnis dari ancaman siber.

Continue reading Amankan Bisnis Kamu dari Ancaman Siber

Investasi Emas atau Dolar dengan Kripto

Jika kamu berniat menginvestasikan uang kamu dalam bentuk emas atau mempunyai simpanan uang dalam bentuk dolar, kini ada pilihan menyimpan aset tersebut ke dalam bentuk aset kripto.

Emas dalam bentuk aset kripto tidak disimpan dalam bentuk fisik, tetapi secara digital dalam bentuk token yang mempunyai nilai sama dengan emas dalam bentuk fisik. Begitu pula berbeda ketika kamu menyimpan tabungan dalam bentuk Dolar di bank yang mempunyai bunga jika disimpan dalam periode tertentu, aset kripto tidak memiliki bunga karena kamu menyimpan di dompet milik sendiri.

Kenali sebelum melakukan investasi

Apapun bentuknya, kita harus kenal dalam bentuk apa investasi tersebut. Untung-ruginya, apa resikonya, karena apapun bentuk investasi mempunyai resiko. Intinya kamu tahu apa yang sedang kamu lakukan!

Continue reading Investasi Emas atau Dolar dengan Kripto

Suka Sama Karya Orang Lain? Kasih Mereka Tip Yuk..

Dulu, sebelum ada Internet seperti sekarang, ketika komik masih dicetak kertas, saya rela mengurangi uang jajan sekolah, bela-belain nabung hanya untuk dibelikan komik favorit. Tapi kini berbeda, dengan mudahnya kita membaca komik lewat laptop atau bahkan langsung lewat smartphone.

Salah satunya kita bisa menikmati karya-karya artis komik Manga (komik Jepang) yang dipublikasikan melalui website MangaCoin Live https://l.manga-coin.com. MangaCoin memanfaatkan teknologi blockchain dengan mendukung para artis manga berkarya, dari publikasi sampai dengan pendanaan.

Jingi – MangaCoin Live dalam bahasa Inggris

Continue reading Suka Sama Karya Orang Lain? Kasih Mereka Tip Yuk..

Teknologi Maksa. Terlalu Memaksakan Solusi

Beberapa waktu lalu dalam tweet saya mempertanyakan begitu banyak koin dan token kripto, apakah semuanya dipakai?

Sama seperti tahun-tahun lalu di mana aplikasi smartphone sedang booming, semua orang memaksakan aplikasi masuk ke dalam layar kecil handphone. Apakah aplikasi-aplikasi sebanyak itu di App Store atau Play Store berguna?

Continue reading Teknologi Maksa. Terlalu Memaksakan Solusi

Kenapa Kripto Lebih Dikenal Ketimbang Blockchain?

Sama seperti web, orang lebih mengenal World Wide Web / WWW (biasanya disingkat hanya Web) ketimbang Basis Data atau Database, padahal situs-situs web besar seperti Google atau Amazon berjalan dengan didukung oleh underlying technology yang dikenal dengan sistem database.

Begitu pula Kripto, baik itu mata uang kripto (cryptocurrencies), asset kripto (cryptoassets), koin atau token; teknologi yang mendasari itu adalah Blockchain. Kamu kenal Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin, dan banyak lagi; underlying technology (teknologi yang mendasari) mereka semua dapat berjalan didukung oleh blockchain.

Dapat saya katakan, orang lebih mengenal kripto karena untung-untungan ekonomi, sedangkan blockchain adalah itung-itungan komputasi. Kamu punya opini beda?

Data adalah sumber daya / resource paling berharga di dunia, bener ga?

Bayangkan, dalam 60 detik, terdapat 29 juta pesan diproses WhatsApp, 3,8 juta pencarian di Google, 400 jam video diunggah di Youtube dan 156 juta email terkirim. Demikian statistik seperti yang dirangkum di bawah ini:

Infographic: Done in 60 Seconds | Statista You will find more infographics at Statista

Jika sebelumnya minyak bumi adalah sumber daya paling berharga di dunia, kini julukan tersebut berpindah ke data, the oil of the digital era, begitulah The Economist menyebutnya. Perusahaan-perusaahaan raksasa seperti Google (kini Alphabet sebagai perusahaan induk), Amazon, Apple, Facebook dan Microsoft, terlihat tidak dapat dibendung sebagai 5 perusahaan perusahaan paling berharga di dunia. Bayangkan, laba bersih kolektif mereka mencapai 25 milyar dollar pada kuartal pertama 2017.

Mengubah data menjadi intelligent action

“Data, cloud dan intelligent,” itulah 3 tren saat ini, seperti kutipan saat membahas tentang “Advanced Analytics Using Azure Data Service” pada acara Data Day – Turn Your Data into Intelligent Action yang diadakan oleh Microsoft Indonesia pada 14 Mei 2018. Dalam acara tersebut, data yang tersimpan diubah bukan hanya sekedar menjadi laporan, tapi diolah menjadi dasbor interaktif (interactive dashboard), kemudian menjadi model prediksi (predictive model) hingga menjadi tindakan cerdas (intelligent action) di antaranya rekomendasi dan otomasi (recommendation and automation).

Continue reading Data adalah sumber daya / resource paling berharga di dunia, bener ga?

TechTalk Fintech (Financial Technology): Soal Regulasi dan Inklusifitas Keuangan

Financial technology adalah hal baru di Indonesia,

Kini pengguna Internet di Indonesia mencapai 88 juta atau 34 persen dari total penduduk, yang artinya peluang fintech di Indonesia sangat besar. Demikian pernyataan Ilham Habibie dalam acara rutin TechTalk di Habibie Center pada 16 Juni 2017. Acara TechTalk yang dibarengi dengan buka puasa bersama di bulan Ramadan itu mengangkat tema: “Financial Technology: Soal Regulasi dan Inklusifitas Keuangan”.

Literasi finansial yang dibahas bertujuan untuk meningkatkan inklusifitas keuangan, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi atau layanan financial technology (fintech). Selain itu fintech juga diharapkan mendorong penggunaan alat pembayaran nontunai, menjembatani kebutuhan dan menggerakkan UMKM sekaligus mendorong inklusifitas keuangan.

Continue reading TechTalk Fintech (Financial Technology): Soal Regulasi dan Inklusifitas Keuangan

DIY: Build Your Own Smart TV Android Box

Have you planned to buy new smart TV? I think you might stop your planning and build your own. You could turn your HDMI-enabled TV into a great Android powered smart TV. Yes, spend only $19 on Pine A64+ 1GB model or $29 on Pine A64+ 2GB model, it’d be your next DIY project right? ?

Pine 64 Android Smart TV

What you need to build it?

  • 1GB/2GB Pine A64+ Board
  • A quality 8GB micro SD card (32GB / 64GB recommended) rated ‘class 10’ or better
  • Ethernet cable (Bluetooth/Wifi module for $9.99 sold separately if you need wireless connectivity)
  • HDMI Cable (or HDMI to VGA adapter if you want to run on PC monitor)
  • A micro USB 5V power adapter
  • The input devices such as keyboard and mouse (you might use air mouse keyboard)
  • Pine64 Enclosure

Continue reading DIY: Build Your Own Smart TV Android Box