Apa Bedanya Haseum dengan Asem?

“Mau coba cau Bandung ah, di Bekasi mah ga ada”

Kataku saat setelah makan bareng di rumah uwak di Bandung. “Cau ga ada, pisang banyak,” balas uwak.

Sama halnya ketika tahun lalu¬†aku ke sana, rutinitas pagi uwak selalu mengeluarkan koleksi burungnya untuk digantung di luar rumah, “kapan lagi liat manuk, di Bekasi ga ada,” kataku waktu itu. Dan kemarinpun melakukan rutinitas yang sama ketika aku ke sana lagi, bedanya koleksi burung uwak makin bertambah, sampai-sampai dibilang “pasar burung pindah” ke rumah uwak.

Beda kultur, walau aku masih punya keluarga di Bandung, karena aku besar di Bekasi, ketika aku kesana, kultur di mana aku dibesarkan lah yang aku bawa. Salah satunya bahasa, kata-kata yang berbeda tapi menunjukkan pada satu objek yang sama, sering membuat kelucuan tersendiri.

Continue reading Apa Bedanya Haseum dengan Asem?

Padi Babakan Namanya

“Padi babakan namanya”

Kata seorang ibu yang sedang ‘geprak-geprak’ padi, ¬†mewakili jawaban si bapak yang kebingungan saat ditanya, “padi apa namanya pa?” Kebetulan hari miggu ini aku jalan ke persawahan yang masih ada di Bekasi, setelah hampir sebulan penuh disibukkan pekerjaan di Jakarta. Orang-orang menyebutnya Babakan, di kelurahan Mustikasari, Mustika Jaya – Bekasi.

Continue reading Padi Babakan Namanya